kebo

Sleman, 20 September 2025 – Komunitas Kandang Kebo, yang berlokasi di Padukuhan Ngalian, Kalurahan Widodomartani, Kapanewon Ngemplak, Sleman, menjadi saksi terselenggaranya sarasehan induk kelompok masyarakat kebudayaan setempat. Kegiatan sarasehan berlangsung penuh semangat dan inspirasi. Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara Dinas Kebudayaan (Kundho Kabudayan) Kabupaten Sleman.

Sarasehan yang digelar pada hari Rabu, 20 September 2025 ini mengusung tema “Makanan Tradisional sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb)”, sebuah topik yang hangat dan relevan untuk menguatkan identitas budaya lokal.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Andre Veriangga, S.H., Kepala Seksi Warisan Budaya Takbenda Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya menjaga kelestarian makanan tradisional sebagai salah satu unsur WBTb yang menjadi kebanggaan dan identitas masyarakat Sleman.

Sebagai narasumber utama, hadir Dr. Minta Harsana, M.Sc., seorang akademisi sekaligus pemerhati kuliner tradisional. Dalam paparannya, beliau menekankan bahwa makanan tradisional tidak hanya bernilai rasa, tetapi juga sarat makna filosofis, sejarah, dan identitas budaya.

“Makanan tradisional adalah jembatan yang menghubungkan generasi sekarang dengan leluhur. Jika kita mampu menjaga dan mempromosikannya, kita tidak hanya melestarikan resep, tetapi juga menjaga cerita, nilai, dan kearifan lokal yang terkandung di dalamnya,” ungkap Dr. Minta Harsana di hadapan peserta

Kegiatan sarasehan ini diikuti oleh para tokoh masyarakat, pegiat budaya, pelaku kuliner, dan generasi muda yang antusias berbagi pengalaman, berdiskusi, serta merumuskan langkah konkret untuk menghidupkan kembali peran makanan tradisional dalam kehidupan sehari-hari.

Suasana akrab dan interaktif semakin terasa ketika peserta diajak untuk mengenal ragam kuliner khas Sleman dan berbagi pengalaman tentang cara mengemas makanan tradisional agar lebih menarik di mata generasi muda.

Sarasehan di Komunitas Kandang Kebo ini diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat jejaring pelestarian WBTb, sekaligus menjadi inspirasi bagi komunitas lain di Sleman untuk terus menggali, mendokumentasikan, dan mempromosikan warisan budaya yang ada.(Minta Harsana)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *