zoo

Kebun Binatang Negara berencana menambah dua atraksi baru – komodo dan burung cendrawasih – untuk memperkaya koleksi hewan yang ada dan menarik lebih banyak pengunjung lokal dan internasional.

Wakil presiden Rosly Lana mengatakan proposal tersebut masih dalam tahap awal dan akan memerlukan negosiasi formal antara pemerintah Malaysia dan Indonesia, karena melibatkan pengaturan lintas batas.

“Kami harus mengajukan permohonan melalui pemerintah Malaysia, dan persetujuan juga harus dari Indonesia. Diskusi masih berlangsung,” ujarnya kepada FMT, mengomentari rencana kebun binatang nasional untuk memperluas atraksinya setelah kembalinya panda raksasa ke Tiongkok dua tahun lalu.

Komodo – kadal raksasa Indonesia – adalah spesies kadal terbesar yang masih hidup di dunia. Mereka hanya ditemukan di Pulau Komodo, Rinca, Flores, dan beberapa pulau kecil di Indonesia bagian timur.

Predator puncak ini dapat tumbuh hingga lebih dari 3 meter panjangnya dan beratnya lebih dari 70 kg. Kehadiran mereka diharapkan dapat menambah nilai edukasi dan konservasi, memberikan pengunjung wawasan yang lebih luas tentang ekosistem reptil purba ini.

Sementara itu, burung cendrawasih terkenal karena bulunya yang cemerlang dan penampilan kawinnya yang spektakuler, sehingga mereka dijuluki “burung surga”. Spesies ini asli Papua dan Kepulauan Maluku, dan secara luas dianggap sebagai simbol keindahan alam Indonesia.

Kebun Binatang Negara saat ini menampung lebih dari 4.000 hewan yang mewakili lebih dari 300 spesies mamalia, reptil, burung, dan ikan dari Malaysia dan mancanegara. Beberapa atraksi utamanya adalah harimau Malaya, kuda nil, jerapah, tapir, singa Afrika, dan beragam koleksi burung tropis.

Kebun binatang nasional ini juga berfungsi sebagai “rumah kedua” bagi dua panda raksasa asal Tiongkok – Fu Wa dan Feng Yi – selama 11 tahun yang dimulai pada Mei 2014, sebelum mereka kembali ke Tiongkok pada Mei tahun ini.

Panda-panda tersebut dipinjamkan di bawah Program Konservasi Panda Raksasa, sebuah perjanjian yang ditandatangani antara Malaysia dan China untuk menandai peringatan 40 tahun hubungan diplomatik antara kedua negara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *